
SURABAYA, gamansemeru.id – Rabu 26 Maret 2025, Sebuah momen penuh berkah terjadi di Cumpat Kulon Baru I/88, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak. Anggota Media Barometer.net bersama masyarakat setempat menggelar santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa pada malam ke-27 Ramadhan, yang diyakini sebagai malam Lailatul Qadar.
Acara dimulai pukul 15.00 WIB, dipandu oleh Ustad Fadeli, yang juga menutup acara dengan doa. Hadroh Al Mabrur dari Cumpat, di bawah bimbingan Khoirul Anam, turut mengiringi kegiatan ini dengan lantunan shalawat yang menambah suasana khidmat.
Salah satu tokoh utama dalam kegiatan ini adalah Masruhin, seorang pengepul ikan laut yang juga pecinta benda pusaka (keris). Sejak muda, Masruhin memiliki gagasan untuk rutin memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Rutinitas ini biasa dilakukan setiap Kamis malam Jumat Legi, namun pada bulan suci Ramadhan kali ini, kegiatan diadakan di malam yang sangat istimewa.
Dalam acara tersebut, hadir pula Lurah Kedung Cowek, Ayu Vitasari, beserta stafnya. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam menjalankan 7 Prioritas Pembangunan, antara lain:
✅ Mengurangi Kemiskinan
✅ Mengurangi Pengangguran
✅ Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi
✅ Mengurangi Stunting
✅ Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
✅ Menurunkan Angka Pernikahan Usia Dini
Sebagai bentuk kepedulian, santunan diberikan kepada sekitar 70 anak yatim piatu dan 80 kaum dhuafa serta janda lansia. Masing-masing menerima amplop berisi uang tunai serta beras sebanyak 3 kg. Penggalangan dana dilakukan oleh Masruhin, dengan dukungan dari para donatur.
“Terima kasih yang tiada batas kepada para donatur. Semoga berkah untuk anak yatim piatu, dan semoga kita semua mendapatkan syafaat serta hidayah dari Allah SWT,” ujar Masruhin penuh haru.
Turut hadir para sesepuh kampung yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial ini. Acara ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama. (Rilis/red)